Times & Directions Give

Reaching the Lost,
Teaching the Reached
to Live a Christ-centered Life

Kebaktian Minggu (Sunday Service)

10:30 pagi - 12:15 siang

Sekolah Minggu (Sunday School)

10:30 pagi - 12:00 siang

Parkir GRATIS setiap hari Minggu. Informasi selengkapnya dapat dilihat di link ini.

Indonesian Christian Church

Werner Brodbeck Hall, 156 Collins Street

Melbourne, Victoria 3000

navigate Xclose

Our Blog

Subscribe to the RSS Feed
  • Featured Posts
  • All Posts

Penting: Apa yang Anda Lakukan Hari Ini

Di Lukas 16:1-13, perumpamaan Yesus tentang bendahara yang tidak jujur berbicara tentang pentingnya apa yang kita lakukan di dunia ini untuk menjamin apa yang kita terima di dunia yang akan datang. Bendahara yang tidak jujur, dengan kelihaiannya, memanfaatkan situasi kritisnya untuk menjamin kehidupannya nanti. Konteks di sekitar perumpamaan ini penting untuk kita memahami...

Keep Reading

Hidup dalam Kebersamaan Sementara

"Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai" (Mat 13:30) Kalimat di atas, bagian dari perumpamaan tentang gandum dan ilalang, adalah jawaban Yesus atas pertanyaan murid-murid-Nya apakah mereka perlu mencabut ilalang dari ladang tersebut. Seperti para murid, kita cenderung berpikir jika Yesus memiliki segala otoritas di dunia ini, mengapa Yesus tidak melenyap...

Keep Reading

Anda Musuh atau Sahabat Allah?

Anda mungkin jarang, bahkan tak pernah menganggap diri Anda musuh Allah. Memang Anda tidak peduli Allah. Atau tidak taat terhadap Allah. Tapi Anda tidak pernah bermusuhan dengan Allah. Ngeri kan kalau musuh nya adalah Allah sendiri!...

Keep Reading

Banyak yang Diundang, Tetapi Sedikit yang Dipilih

Perumpamaan tentang Perjamuan Kawin (Mat 22:1-14) berbicara tentang pentingnya mempunyai respon yang benar terhadap Yesus. Perumpamaan ini adalah bagian terakhir dari tiga perumpamaan dimana Yesus seolah mengambil posisi menyerang para musuh-Nya. Para musuh Yesus, para pemimpin agama Yahudi saat itu, adalah orang-orang yang membanggakan diri bahwa mereka adalah orang-orang...

Keep Reading

Jangan Sia-Siakan Talentamu!

Dalam perumpamaan Tuhan Yesus di Matius 25, yang dimaksud dengan talenta bukan kompetensi. Tuan dalam cerita Yesus tersebut memberi ketiga hambanya jumlah talenta yang berbeda: Lima, dua, satu, “masing-masing menurut kesanggupannya” (ay. 15). Tentu aneh kalau Yesus berkata, mereka diberi kesanggupan menurut kesanggupan masing-masing. ...

Keep Reading

Sungguhkah Anda telah Mengalami Kuasa Allah?

Kuasa Allah seperti biji sesawi yang awalnya sangat kecil dan sepele yang jatuh ke tanah dan bertumbuh menjadi pohon yang besar dan rindang. Ia mampu mengalahkan sebuah trotoar di jalan, bahkan merobohkan sebuah rumah!...

Keep Reading

Tes Kewarganegaraan Surgawi

Darimana anda tahu bahwa anda adalah warga negara kerajaan Surga, atau dengan kata lain, bahwa anda adalah pengikut Kristus yang sejati? Di dalam pelayanan Yesus, secara umum orang-orang di sekitar-Nya dapat dibagi ke dalam 3 kategori: foe (musuh), fan (penggemar/simpatisan), atau follower (pengikut). Garis pemisah di antara ketiga kategori ini kadang-kadang kabur. Para pe...

Keep Reading

Bobrok dan Berharga: Efek Injil Kerajaan Allah

Kalau pelayanan pengajaran Yesus selama 3.5 tahun di dunia dilakukan di universitas, maka topik nomer satu yang Ia paling sering bahas di ruang kuliah alam terbuka adalah kerajaan Allah. Tidak berlebihan kalau gelar murid-murid-Nya setelah ikut kuliah intensif bersama Yesus disebut Bachelor of the Kingdom Business. ...

Keep Reading

Mengapa Perubahan Sejati itu Sulit

Sore itu Yohan terlihat sedang suntuk di perpustakaan, tenggelam dibalik tumpukan textbooks dan artikel yang ia harus baca sebelum ujiannya tiga hari lagi. Tidak mudah memang mempertahankan nilai kumulatifnya yang High-Distinction, apalagi ini tahun terakhir kuliahnya. Namun ia komit banget untuk mendapat beasiswa melanjutkan Masters, lalu bekerja sebagai investment banker...

Keep Reading

Seni Memuji Orang Lain

Kalau di blog sebelumnya saya berbicara bagaimana ‘sulitnya’ untuk memuji Tuhan, saya seringkali berpikir mungkin sama sulitnya untuk memuji orang lain. Apalagi secara umum budaya kita orang Indonesia termasuk pelit untuk memberikan pujian, dorongan dan afirmasi pada orang lain. Pada umumnya kita lebih mudah menjelek-jelekkan, menjatuhkan, mendistorsi dan menyindir ora...

Keep Reading