Times & Directions Give

Reaching the Lost,
Teaching the Reached
to Live a Christ-centered Life

Kebaktian Minggu (Sunday Service)

10:30 pagi - 12:15 siang

Sekolah Minggu (Sunday School)

10:30 pagi - 12:00 siang

Parkir sementara ini tidak tersedia. Informasi selengkapnya dapat dilihat di link ini.

Indonesian Christian Church

Werner Brodbeck Hall, 156 Collins Street

Melbourne, Victoria 3000

navigate Xclose

Our Blog

Subscribe to the RSS Feed
  • Featured Posts
  • All Posts

Janda yang Tidak Kenal Menyerah

Perumpamaan tentang janda yang tidak kenal menyerah dan hakim yang lalim (Lukas 18:-18) seringkali disalahmengerti di kalangan orang Kristen. Sepintas kesannya kita diajarkan bahwa kalau kita mau meminta kepada Tuhan, kita harus tidak berhenti-henti minta hal yang sama. Seringkali salah fokusnya terletak pada diri kita sendiri, kita didorong untuk semangat dan jangan menye...

Keep Reading

Hamba Tak Berguna

"Hey, dengan baik-baik. Saya ini hamba TUHAN!" Kalimat tersebut biasanya diucapkan dengan nada tinggi, sebagai pembelaan diri, karena merasa tidak dihargai atau tidak dihormati. Maklum, siapa sih yang tahan untuk tidak ngedumel kalau tidak diapresiasi? Apalagi kalau setelah semua jerih lelah yang sudah dilakukan, ada orang yang nyletuk, "Dia memang hamba Tuhan yang tak ...

Keep Reading

Susah Payah Menolong Orang Susah

Kalau Anda melihat seseorang yang sedang membutuhkan, apakah Anda melihat dia sebagai sebuah target untuk dimanfaatkan, sebuah masalah untuk dihindari, sebuah dilema untuk didiskusikan, sebuah masalah untuk didoakan, sebuah proyek untuk dikerjakan, atau seorang pribadi untuk ditolong?...

Keep Reading

Kebangkitan Yesus: Dari Isolasi Menuju Misi

Salah satu tema besar di Alkitab, khususnya di dalam Injil Lukas, adalah tema 'lost and found' - bagaimana Tuhan Allah mencari manusia yang terhilang di dalam dosa, untuk menyelamatkan mereka kembali kepada-Nya. Dan salah satu perumpamaan yang paling terkenal dalam tema ini adalah perumpamaan tentang anak yang hilang di Lukas 15....

Keep Reading

Entrapment - A Reflection on Tuesday on Passion Week

Following His decommercialization act of the temple on Monday of Passion Week, Jesus encountered on Tuesday premeditated, malicious entrapments. Politically-charged questions on divorce, paying taxis, etc. were asked by the corrupt leaders who for years have been plotting against Him....

Keep Reading

Tujuh Alasan Mengapa Berpolitik adalah Sebuah Panggilan Kristiani

Bahwa politik itu sekuler, kotor, atau memecahbelah membuat banyak orang Kristen alergi terhadap politik. Apalagi kalau ada trauma terhadap imbas politik Indonesia yang terjadi di masa lalu. Namun perspektif kita tentang keterlibatan politik harus dibentuk dan diarahkan oleh firman Allah, bukan oleh stigma masa lalu, pengkondisian lingkungan, atau pilihan pribadi. ...

Keep Reading

Penting: Apa yang Anda Lakukan Hari Ini

Di Lukas 16:1-13, perumpamaan Yesus tentang bendahara yang tidak jujur berbicara tentang pentingnya apa yang kita lakukan di dunia ini untuk menjamin apa yang kita terima di dunia yang akan datang. Bendahara yang tidak jujur, dengan kelihaiannya, memanfaatkan situasi kritisnya untuk menjamin kehidupannya nanti. Konteks di sekitar perumpamaan ini penting untuk kita memahami...

Keep Reading

Hidup dalam Kebersamaan Sementara

"Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai" (Mat 13:30) Kalimat di atas, bagian dari perumpamaan tentang gandum dan ilalang, adalah jawaban Yesus atas pertanyaan murid-murid-Nya apakah mereka perlu mencabut ilalang dari ladang tersebut. Seperti para murid, kita cenderung berpikir jika Yesus memiliki segala otoritas di dunia ini, mengapa Yesus tidak melenyap...

Keep Reading

Anda Musuh atau Sahabat Allah?

Anda mungkin jarang, bahkan tak pernah menganggap diri Anda musuh Allah. Memang Anda tidak peduli Allah. Atau tidak taat terhadap Allah. Tapi Anda tidak pernah bermusuhan dengan Allah. Ngeri kan kalau musuh nya adalah Allah sendiri!...

Keep Reading

Banyak yang Diundang, Tetapi Sedikit yang Dipilih

Perumpamaan tentang Perjamuan Kawin (Mat 22:1-14) berbicara tentang pentingnya mempunyai respon yang benar terhadap Yesus. Perumpamaan ini adalah bagian terakhir dari tiga perumpamaan dimana Yesus seolah mengambil posisi menyerang para musuh-Nya. Para musuh Yesus, para pemimpin agama Yahudi saat itu, adalah orang-orang yang membanggakan diri bahwa mereka adalah orang-orang...

Keep Reading