Pengumuman: Kebaktian ICC sekarang dapat dihadiri di gereja (dan online).

Times & Directions Give

Reaching the Lost,
Teaching the Reached
to Live a Christ-centered Life

Kebaktian Minggu (Sunday Service)

10:30 pagi - di gereja dan online. Informasi parkir di sini.

Sekolah Minggu (Sunday School) diadakan secara online.

Indonesian Christian Church

Werner Brodbeck Hall, 156 Collins Street

Melbourne, Victoria 3000

navigate Xclose

Harapan yang Solid di Dalam Tuhan

Berbagai musibah dan bencana yang kita lihat dan alami di tahun ini menunjukkan bahwa betapa tidak pastinya, rapuh dan lemahnya hal-hal di dunia ini. Mazmur 91 mau mengatakan bahwa hanya di dalam Tuhan lah kita mempunyai harapan yang solid akan penyertaan dan perlindungan-Nya.

  1. Di dalam Tuhan, kita punya iman yang solid. Sepintas ayat-ayat di Mazmur 91 kedengaran too good to be true! Masa sih, kalau kita mulai membaca dari ayat 3 maka kesannya kalau ikut Tuhan ngga bakal kena penyakit, dijaga dari bahaya, terhindar dari bencana dan lain seterusnya. Dan sayangnya ada gereja yang memutarbalikkan Mazmur ini untuk mengajarkan bahwa kalau kita sampai mengalami hal-hal buruk berarti korelasinya adalah langsung pasti ada yang tidak beres dengan iman kita. Mazmur ini harus dipahami dari 2 ayat pembukanya. Di sana penulis bukan saja berbicara tentang Tuhan—tetapi juga mengatakan bahwa Tuhan ini adalah Tuhan- This is not just about God, but also my God. Iman anda dan saya hanyalah teori atau doktrin mati sampai kita bisa berkata bahwa Tuhan ini adalah Tuhanku. Iman kita solid karena bersandar pada Tuhan yang benar.
    Apakah anda dapat mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan-ku dan Allah-ku? Apakah itu tercermin dari bagaimana anda berelasi dengan Dia?

  2. Di dalam Tuhan, kita punya perlindungan yang solid. Apa yang penulis Mazmur ini kemudian gambarkan (ayat 3-13) adalah perlindungan yang mutlak atas segala sesuatu yang menakutkan dan mengancam manusia di dunia ini. Setelah melihat dua ayat pembukanya, barulah kita mengerti. Ayat-ayat ini tidak sedang mengajarkan bahwa kalau ikut Tuhan Yesus dijamin bebas masalah 100%. Ayat-ayat ini adalah gambaran orang yang hidup beriman dan setia kepada Tuhan. Di tengah realitas hidup yang seringkali mengecewakan dan menyedihkan, kita melihat bagaimana Tuhan sebetulnya sedang melindungi dan menyertai kita. Kalau anda bertanya kebanyakan pengikut Kristus yang pernah melalui penderitaan yang besar, maka mereka akan mengamini ayat-ayat ini.
    Apakah anda menjalani hidup yang beriman dan setia kepada Tuhan? Sudut pandang siapakah yang mendominasi cara anda melihat hidup: sudut pandang Tuhan atau anda?

  3. Di dalam Tuhan, kita punya kepastian yang solid. Alangkah indahnya ayat-ayat penutup ini! Seperti ending yang indah dari ayat-ayat opening di atas, ayat 14-16 mengambarkan betapa indah, kaya, melimpah dan pastinya hidup di dalam Tuhan; Di sini kita melihat bahwa kasih kepada Tuhan dan mengenal Tuhan berjalan berbarengan. Semakin anda mengasihi Dia, semakin anda mengenal Dia. Semakin anda mengenal Dia, semakin anda mengasihi Dia. Kita melihat bahwa yang pada akhirnya kita dambakan bukanlah bagaimana kita bisa keluar dari masalah-masalah kita tetapi Siapa yang menyertai kita di tengah semuanya itu. Yang membuat pengharapan kita solid adalah Tuhan sendiri!
    Waktu anda menderita, mana yang biasanya anda lakukan duluan: mencari jalan keluar dan menyelesaikan masalah, atau bertanya, “Tuhan, bagaimana aku bisa lebih mengenal dan mengasihi-Mu melalui kesulitan ini”?

Pada akhirnya, iman yang sempurna seperti di atas hanya dapat ditemukan di dalam Kristus. Dialah yang menjalankan hidup dengan kesetiaan mutlak kepada Allah Bapa-Nya, termasuk saat melalui penderitaan yang paling menyakitkan. Kita yang beriman di dalam Dia, punya pengharapan yang solid bahwa Tuhan pun akan beserta di tengah segala ragam situasi hidup kita.