Pengumuman: Kebaktian Minggu di ICC sudah mulai dapat dihadiri on-site

Join us every Sunday at 10:30AM

Mazmur 29 "Kekuatan Tuhan Di Tempat Tertinggi Dan Terendah"

Mazmur 29
(1) Mazmur Daud.
Kepada TUHAN, hai penghuni sorgawi, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! (2) Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!

(3) Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar. (4) Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak.

(5) Suara TUHAN mematahkan pohon aras, bahkan, TUHAN menumbangkan pohon aras Libanon. (6) Ia membuat gunung Libanon melompat-lompat seperti anak lembu, dan gunung Siryon seperti anak banteng.

(7) Suara TUHAN menyemburkan nyala api. (8) Suara TUHAN membuat padang gurun gemetar, TUHAN membuat padang gurun Kadesh gemetar.

(9) Suara TUHAN membuat beranak rusa betina yang mengandung, bahkan, hutan digundulinya; dan di dalam bait-Nya setiap orang berseru: "Hormat!"

(10) TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya. (11) TUHAN kiranya memberikan kekuatan kepada umat-Nya, TUHAN kiranya memberkati umat-Nya dengan sejahtera!

Kalau ditanya, "Tuhan itu sekuat apa sih?" maka tepat kalau kita menjawab, "Tidak terbatas!" Dibandingkan kita manusia yang kekuatannya kecil, terbatas, dan sementara, Tuhan Allah memiliki kekuatan yang besar, tidak terbatas, dan kekal. Setiap kita tahu yang namanya kehabisan kekuatan atau tenaga, entah itu tekanan mental karena masalah yang berkepanjangan, terkurasnya fisik setelah berolahraga, atau ketidakmampuan mengakses fasilitas tertentu setelah kita berhenti bekerja di suatu perusahaan. Mazmur ini mengajak kita untuk terkesima dari ayat pertama sampai terakhir pada satu atribut Tuhan, yaitu kekuatan-Nya.

Dibandingkan dengan kekuatan serta kuasa manusia, termasuk negara superpower terhebat sekali pun, kekuatan Tuhan seharusnya membuat setiap manusia menutup mulut dan menyembah Dia (29:1-2). Tokoh sejarah mana, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati, yang begitu hebatnya sampai semua penghuni surga harus menyembah dia?

Kekuatan Tuhan di Mazmur ini dihubungkan dengan suara Tuhan: mengatasi air besar, mengguntur, penuh kekuatan, menggoncangkan hutan dan gunung, menggentarkan semua orang untuk menyembah Tuhan (29:3-9). Sepanjang sejarah, tulisan atau karya seni siapa yang begitu kuatnya sampai seluruh alam raya gemetar, tidak berkutik, dan tunduk di bawah kuasanya?

Sejumlah penafsir melihat banyak kesamaan antara Mazmur ini dengan nyanyian bangsa Israel setelah mereka ditolong Tuhan menyeberangi laut Teberau (Kej 15:1-18). Kesamaannya antara lain: sama-sama menyanyikan tentang kekuatan dan nama Tuhan, sama-sama menekankan bahwa Tuhan bertahta sebagai raja di atas air yang dahsyat, dan sama-sama memuji kekuasaan Tuhan menyelamatkan umat-Nya melalui badai. Dengan kata lain, Daud di sini mengajak pendengarnya untuk mengingat kembali karya keselamatan yang Tuhan kerjakan ketika Ia membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir.

Sebagai gereja, kita diingatkan oleh karya keselamatan yang serupa tetapi jauh lebih dahsyat lagi ketika, melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, Tuhan Allah membebaskan kita dari perbudakan kematian dan dosa. Salib adalah eksekusi yang paling sadis dan tidak manusiawi sepanjang sejarah, tetapi Alkitab melihatnya bukan sebagai simbol kekalahan dan kelemahan melainkan justru sebagai ekspresi kekuatan Allah:

Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan [tentang salib] itu adalah kekuatan Allah. (1 Kor 1:18)

Kekuatan Allah tidak terletak pada alat siksaannya, tetapi pada Siapa yang Ia biarkan tersiksa di atasnya: Anak-Nya sendiri, Allah yang kekuatan dan kuasa-Nya besar, tidak terbatas, dan kekal itu, rela menjadi begitu lemah, kecil, terbatas, bahkan mati. Tidak heran bagi sejumlah orang ini cara menunjukkan kekuatan yang sangat bodoh! Tetapi bagi mereka yang diselamatkan, yang mengerti bahwa tidak ada jalan keselamatan lain selain Yesus harus menderita menggantikan kita, kita hanya bisa menyanyi bersama penulis lagu hmyn Charles Wesley, "Amazing love! How can it be that Thou, my God, should die for me! / Kasih ajaib! Bagaimana bisa Engkau Allahku, mati bagiku!"

Waktu berhadapan dengan Allah yang begitu kuatnya, seringkali tutup mulut dan menyembah Dia jauh lebih baik daripada banyak bicara dan menolak keselamatan yang Ia berikan.

Kekuatan yang Allah tunjukkan melalui salib Kristus juga adalah kekuatan yang Ia berikan kepada kita (29:11). Perhatikan Ia hanya memberikan kekuatan dan berkat damai sejahtera kepada mereka yang Ia sudah undang sebagai umat-Nya. Mazmur ini dibuka dengan nyanyian memuliakan kekuatan Tuhan di tempat tertinggi di surga, ditutup dengan memuliakan kekuatan Tuhan di tempat terendah yaitu di hati setiap umat-Nya.

Kalau anda hari ini adalah pengikut Kristus, kita bisa berhenti berpura-pura kuat dan hebat, mengira kita setara dengan penghuni surgawi, apalagi Tuhan! Kita bisa mengakui bahwa kita kecil, lemah, dan terbatas.

Pada saat yang sama kalau anda hari ini adalah pengikut Kristus, kita bisa mengalami kekuatan melalui Suara Tuhan yang sejati, Firman yang hidup yaitu Yesus Kristus sendiri. Di dalam Dia kita bisa mengalami kekuatan dan damai sejahtera-Nya yang melampaui segala pengertian (Fil 4:6).

DOA
Ya Tuhan, Engkau layak menerima segala puji dan sembah kami karena kemuliaan, kekuatan, dan kekudusan-Mu.

Waktu kami membaca Firman-Mu, dengan mata iman kami melihat serta merasakan bagaimana Engkau sendiri mengguntur di sepanjang sejarah keselamatan umat-Mu.

Firman-Mu bekerja secara aktif dan berkuasa melalui para nabi dan umat-Mu Israel. Firman-Mu masuk ke dalam sejarah di dalam diri Anak-Mu Yesus Kristus, menggenapkan semua yang Engkau katakan melalui hidup-Nya, pengajaran-Nya, mujizat-Nya, kematian-Nya, kebangkitan-Nya, kenaikan-Nya ke surga. Dan sekarang Roh Kudus sendiri tinggal di dalam dan di antara gereja-Mu, untuk memberikan kekuatan dan damai sejahtera sejati, agar melalui gereja-Mu dunia dapat mengenal Engkau.

Hari ini kami hanya mau mengakui, memuji, dan menyembah kemuliaan kekuatan-Mu, yang Engkau nyatakan di tempat tertinggi dan di tempat yang terendah.

Demi nama Tuhan kami Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

Leave a Comment

Comments for this post have been disabled.