Times & Directions Give

Reaching the Lost,
Teaching the Reached
to Live a Christ-centered Life

Kebaktian Minggu (Sunday Service)

10:30 pagi - 12:15 siang

Sekolah Minggu (Sunday School)

10:30 pagi - 12:00 siang

Parkir sementara ini tidak tersedia. Informasi selengkapnya dapat dilihat di link ini.

Indonesian Christian Church

Werner Brodbeck Hall, 156 Collins Street

Melbourne, Victoria 3000

navigate Xclose

Pengikut atau Ikut-Ikutan?

Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup. Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa (Ibrani 3:12-13)

Minggu ini firman Tuhan mengajak kita untuk melihat hati kita, sumber segala kehidupan (Ams 4:23), namun sekaligus tempat perang antara manusia baru dan manusia lama kita, antara Roh dan kedagingan kita, antara apa yg Tuhan sukai dan kita sukai.

Penulis Kitab Ibrani menulis kepada orang-orang percaya yg tengah kelimpungan dengan berbagai problem hidup untuk tetap menengadah kepada Kristus, agar jangan mereka mengulangi kesalahan pendahulu iman mereka di padang gurun.

Seperti apa hati yang telah ditipu mentah-mentah oleh dosa? Keras. Jahat. Tidak percaya. Tegar. Kebal. Sinis. Membatu. Merasa diri benar dan kuat.

Follow-me-Left2Salah satu bukti bahwa kita telah sungguh berada dalam Kristus Yesus, menerima janji waris keselamatan yg diberikan kepada anak-anak Allah, adalah bahwa kita akan terus berjuang dlm iman saat kita menderita dan dicobai.

True faith perseveres. Iman yg sejati adalah iman yg berjuang melawan dosa. Kasih karunia keselamatan itu justru memampukan kita untuk merdeka dari dosa, bukan merdeka utk berbuat dosa. Perseverance is evidence of true faith. Perjuangan melawan dosa itu adalah bukti iman yg sejati. Banyak orang yg berseru "Tuhan, Tuhan" ternyata Yesus tidak pernah kenal.

Banyak orang yg mengaku "Pengikut" Kristus, tetapi hanya ikut-ikutan. Mereka hanya mengaku Kristus, tetapi tidak pernah mengalami perubahan hidup dalam Kristus. Kepada petobat-petobat palsu inilah, penulis kitab Ibrani memberikan peringatan yg keras bahwa mereka yang bertahan dan berjuang dalam penderitaan dan dosa, menengadah kepada Kristus yg memberi teladan dan kapasitas utk kita berjuang, adalah mereka yg sungguh telah beroleh anugerah keselamatan.

Pertanyaan untuk kita renungkan bersama:

  1. Apakah tiga hal dlm hidup Anda yang seringkali membuat hati Anda suam-suam atau dingin terhadap Kristus? Adakah kesulitan atau kebiasaan yg membuat Anda merasa jauh dari Kristus?
  2. Saat berhadapan dgn tiga hal tersebut, adakah perjuangan, peperangan yg terjadi dlm hati Anda melawan dunia, Iblis, dan diri Anda sendiri? Ataukah, Anda kesulitan utk merasakan dosa sbg dosa karena hati Anda telah kebal? Anda Pengikut atau Ikut-ikutan?

Mari kita kembali kepada Kristus, berpegang erat kepadaNya, pem-babat alas dan penyempurna, iman kita.