Pengumuman: Kebaktian Minggu di ICC sudah mulai dapat dihadiri on-site

Join us every Sunday at 10:30AM

Archives for December 2021

Subscribe to the RSS Feed
  • Featured Posts
  • All Posts

Mat 7:24-29 "Anda Bijaksana atau Bodoh?"

Yang membedakan antara orang bijak, atau orang Kristen yang sejati, dengan orang bodoh, atau orang Kristen yang palsu, pada akhirnya adalah apakah orang itu mentaati dan mempraktekkan apa yang dikatakan oleh si Pengkhotbah yang agung ini. Darimana kita tahu bahwa kita masuk kategori orang bijaksana? Darimana kita tahu bahwa kita sudah membangun di atas batu, dan bukannya d...

Keep Reading

Mat 7:15-23 "Waspadalah!"

Beberapa tahun yang lalu di dalam sebuah gereja datang seorang bapak dengan penampilan rapih mengikuti ibadah. Bukan saja berpenampilan rapih, ia juga ternyata sangat bersahabat dan mulai menjalin pertemanan dengan sejumlah anggota jemaat di sana. Tetapi selang beberapa bulan sejumlah anggota jemaat mulai merasa tidak nyaman dengan bapak ini. Terlepas dari pembawaannya yan...

Keep Reading

Mat 7:13-14 "Keputusan Terpenting Dalam Hidupmu"

"Memilih pasangan hidup adalah keputusan kedua yang paling penting di dalam hidupmu," itu yang biasanya saya katakan kepada mereka yang mengikuti kelas bimbingan pranikah. Mengapa? Karena pasangan yang kita pilih untuk nikahi akhirnya mempunyai dampak besar bagi hidup kita di dunia ini. Kalau faktor memilih pasangan hidup demikian pentingnya, maka keputusan yang terpenting...

Keep Reading

Mat 7:7-12 "Reaktif atau Reflektif?"

Seperti judul sebuah buku, kita tidak dipanggil untuk menjadi fans-nya Yesus, melainkan followers-nya Yesus! Tetapi alangkah luarbiasanya Yesus yang mengundang kita menjadi pengikut-pengikut-Nya. Ia tidak berdiri jauh di sana dengan mata tajam siap mencela setiap kesalahan kita. Tidak! Ia berdiri dekat bagaikan seorang gembala yang penuh kasih siap untuk menolong kita dala...

Keep Reading

Mat 7:1-6 "Menilai Dengan Jelas"

Mulai bagian ini, khotbah Yesus di bukit mulai naik ke puncaknya. Kita sudah melihat khotbah ini dibuka dengan Yesus mengajarkan karakter seperti apa yang seharusnya dimiliki oleh anak-anak Allah. Lalu dilanjutkan dengan bagaimana anak-anak Allah berelasi dengan satu sama lain, dengan Allah Bapa, serta bagaimana menjalankan hidup keagamaan mereka sebagai pengikut Kristus. ...

Keep Reading

Mat 6:19-34 "Don't Worry, Be Trusting!"

Yesus sebelumnya mengkontraskan antara hidup anak-anak Allah dengan hidup orang-orang munafik. Hidup keagamaan anak-anak Allah tidak seharusnya dilakukan untuk dilihat atau dipuji orang, melainkan untuk dilihat dan dipuji oleh Allah Bapa. Di bagian ini Yesus berbicara tentang kekuatiran. Yesus mengatakan bahwa, sama seperti orang-orang munafik, seringkali kekuatiran kita p...

Keep Reading

Mat 6:1-18 "Hidup Sebagai Anak-Anak Allah"

Kita sudah melihat bagaimana Yesus melalui Khotbah di Bukit bukan saja mengajarkan bagaimana pengikut-Nya seharusnya hidup di dunia ini, tetapi Ia juga mengarahkan pengikut-Nya kepada isi hati Tuhan Allah. Dengan kata lain, Yesus sebagai Anak Allah yang sejati menunjukkan kepada kita sebagai anak-anak Allah yang diadopsi bagaimana kita harus hidup di dalam keluarga kerajaa...

Keep Reading

Mat 5:33-48 "Apakah Anda Perfect?"

Sejauh ini kita sudah melihat bagaimana Yesus memperjelas dan mempertajam hukum-hukum di Perjanjian Lama. Allah memberikan peraturan kepada bangsa Israel bukan hanya untuk membedakan mereka dengan bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal Tuhan, tetapi juga untuk menunjukkan kepada bangsa Israel Tuhan seperti apa yang mereka sembah, kenal, dan taati. Seringkali Allah di Perja...

Keep Reading

Mat 5:31-32 "Isi Hati Tuhan di Dalam Pernikahan"

Apa yang Yesus katakan tentang perceraian di sini memang singkat. Kita perlu melihat bagian lain seperti misalnya Matius 19 untuk lebih memahami apa yang iman Kristen katakan tentang perceraian dan pernikahan kembali. Kita juga perlu ingat di bagian ini Yesus sedang mengkontraskan hidup keagamaan para ahli Taurat dan orang-orang Farisi dengan hidup keagamaan kerajaan Allah...

Keep Reading

Mat 5:27-30 “Bebas Dengan Batas"

Yesus sekali lagi mengajarkan apa yang dimaksud dengan perintah, "Jangan berzinah": Allah melarang segala bentuk ketidaksucian seksual terhadap orang lain, entah yang terjadi di dalam imajinasi kita atau tindakan jasmani kita. Kalau kita bandingkan dengan budaya dan media di sekitar kita, maka sepintas apa yang iman Kristen ajarkan terkesan begitu sempit, kuno, dan bahkan ...

Keep Reading

Mat 5:20-26 "Demi Siapa Kita Marah?"

Bagi saya sangat menarik bahwa isu pertama yang Yesus bahas di bagian ini adalah soal kemarahan serta relasi kita dengan orang lain. Kemarahan serta relasi kita dengan orang lain adalah tantangan setiap kita setiap hari. Tidak ada hari dimana tidak ada orang, situasi, cuaca, berita, postingan di media sosial, yang tidak berpotensi untuk membuat kita marah. Entah itu di rum...

Keep Reading