Subscribe to the RSS Feed
  • Featured Posts
  • All Posts

Secara garis besar, hidup ini kita jalani dengan salah satu dari dua pola berikut: Lahir 1x, Mati 2x atau Lahir 2x, Mati 1x.

Sistem nilai dunia mengajarkan kita untuk menjadi pandai, berpengaruh, sukses, kaya. Dunia berkata, senjatamu yang terpenting adalah kelebihanmu.Sistem nilai ini tentu telah merasuki gereja. Itu sebab tidak jarang kita dengar, “Kamu menjadi orang hebat, supaya nanti Tuhan bisa pakai kamu dengan heran!” Celakanya, Allah sendiri pasti akan terheran-heran mendengar kalimat itu!

Memberi makan 5000 orang hanya dengan 5 roti dan 2 ikan adalah salah satu mukjizat yang menunjukkan identitas Yesus sebagai Allah yang maha kuasa. Selain dari pada itu, kisah ini juga ingin meng-highlight motivasi hati gerombolan orang-orang yang mengikut Dia dan karakter murid-murid-Nya.

Pada hari yang ketiga, bangkit dari antara orang mati—adalah bagian dari pengakuan iman milyaran orang Kristen di seluruh dunia hampir setiap hari Minggu. Kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati merupakan pondasi supernatural berdirinya kekristenan. Kalau Yesus tidak bangkit dari kematian-Nya, maka dengan sendirinya kekristenan runtuh. Tanpa kebangkitan, kekristenan tidak lebih dari sekedar ajaran agama yang luhur dan Yesus sekedar guru agung yang patut untuk diteladani.

Di atas salib kepada orang-orang yang turut berkontribusi dalam penyaliban-Nya, Kristus seakan menyatakan, “Aku mengasihimu meski engkau menyalibkan-Ku.” Demikian pula kepada anda dan saya, Kristus mati saat kita masih tidak mampu dan tidak mau hidup bagi Dia, saat kita masih hidup bagi diri sendiri seakan Allah tidak ada, bahkan saat kita masih membenci dan memusuhi Allah (Roma 5:6-10).